Wayang Sada

Wayang Sada adalah wayang yang terbuat dari lidi yang pertama kali dicetuskan oleh Marsono dari dusun Gunungbang, Desa Wisata Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Pemilihan lidi didasari oleh keinginan Marsono untuk menarik minat generasi muda, juga karena faktor kekuatan lidi yang tidak dimiliki bahan lain. Filosofi lidi diambil dari Sunan Kalijaga yang selaras antara dunia dan akhirat (sadha). Jenis lidi yang digunakan adalah lidi kambil gadhing atau jenis lain yang masih muda dan kuat. Proses pembuatannya adalah pertama-tama lidi dibersihkan, setelah itu dianyam dengan sistem lidi panjang dibuat besar sedangkan lidi pendek dibuat kecil. Setelah dianyam, lidi diasap selama satu bulan; tujuannya untuk pengawetan sehingga wayang nantinya tidak berjamur. Langkah terakhir adalah di pernis berbasis air. Untuk bagian kemben digunakan sabut kelapa, bagian persedian dari nylon, dan bahan pelekat menggunakan lem kayu / fox. Marsono merupakan satu-satunya pengrajin wayang sada hingga saat ini, namun beliau juga secara rutin melakukan pelatihan cara pembuatan wayang ini di panti asuhan demi menanamkan rasa cinta budaya kepada generasi muda.

source Equator Indonesia : Wayang Sada (http://equator-indonesia.com/2013/07/wayang-sada/) foto: dok Jogjasiana
genre -
accountablePerson -
creator Marsono
about -

Foto

Lokasi